<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ace Hasan Syadzily &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/ace-hasan-syadzily/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Jul 2025 13:40:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Ace Hasan Syadzily &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wapres Gibran Ingatkan Pentingnya Kolaborasi, Ridho Pandoe: Program P3N dan P4N Lemhannas Siap Bawa Indonesia Menuju Era Keemasan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/wapres-gibran-ingatkan-pentingnya-kolaborasi-ridho-pandoe-program-p3n-dan-p4n-lemhannas-siap-bawa-indonesia-menuju-era-keemasan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/wapres-gibran-ingatkan-pentingnya-kolaborasi-ridho-pandoe-program-p3n-dan-p4n-lemhannas-siap-bawa-indonesia-menuju-era-keemasan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 13:40:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ace Hasan Syadzily]]></category>
		<category><![CDATA[Lemhannas]]></category>
		<category><![CDATA[Ridho Pandoe]]></category>
		<category><![CDATA[Wapres Gibran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30224</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan pentingnya kepemimpinan nasional yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan pentingnya kepemimpinan nasional yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis realitas lapangan dalam menghadapi tantangan global. Hal itu disampaikan saat memberikan pembekalan kepada 100 peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXV dan 110 peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXVIII di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (14/7/2025).</p>
<p>Di hadapan para peserta program unggulan Lemhannas RI, Wapres menekankan bahwa birokrasi, militer, dan sipil harus memiliki arah yang sama dalam menyukseskan agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>“Kita harus satu visi, satu tujuan, satu komando mewujudkan visi, misi, program dari Bapak Presiden,” tegas Gibran.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa kolaborasi antarsektor adalah kunci keberhasilan kebijakan publik, sekaligus penangkal dari ego sektoral yang kerap menjadi penghambat utama.</p>
<p>“Kita harus bekerja sama. Hilangkan egosektoral atau merasa paling hebat sendiri. Tidak ada negara yang bisa tumbuh dalam keadaan tidak stabil atau tidak kondusif,” katanya.</p>
<p>Wapres Republik Indonesia mencontohkan sinergi antara TNI dan Polri dalam mengamankan program ketahanan pangan sebagai bukti bahwa keberhasilan hanya bisa diraih melalui kerja kolektif. Ia juga mendorong para pemimpin untuk lebih aktif turun ke lapangan agar bisa memahami langsung kebutuhan masyarakat.</p>
<p>“Turun ke lapangan itu bukan pencitraan. Dialog langsung dengan warga, pelaku UMKM, dan petani itu penting sekali,” tegasnya.</p>
<p>Dalam pemaparannya, Wapres juga menekankan pentingnya hilirisasi industri, kemandirian energi dan pangan, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>“Kalau kita terus kirim barang mentah, kita akan terus tertinggal. Hilirisasi memberi nilai tambah dan mengangkat harga diri bangsa,” ujarnya.</p>
<p>Bonus demografi, menurut Gibran, juga harus dijawab dengan kebijakan nyata seperti pengembangan Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, serta penguatan riset dan inovasi nasional. Ia menyebut program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan pendidikan AI serta coding sejak dini sebagai investasi jangka panjang untuk daya saing global.</p>
<p>“Di negara lain krisis populasi, kita justru dapat bonus demografi. Ini harus jadi peluang, bukan masalah,” ucapnya.</p>
<p>Gubernur Lemhannas, Prof Tubagus Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa P3N dan P4N merupakan hasil transformasi dari program pendidikan kepemimpinan sebelumnya. Melalui penyempurnaan kurikulum dan pendekatan hybrid yang lebih interaktif, Lemhannas kini semakin siap mencetak pemimpin tangguh di bidang geopolitik dan ketahanan nasional.</p>
<p>“Penyederhanaan durasi dan metode pembelajaran baru ini dirancang untuk menjaga kualitas materi sekaligus meningkatkan fleksibilitas peserta,” ujar Prof Tubagus Ace.</p>
<p>Sementara itu, dukungan terhadap semangat kolaboratif dan visi pembangunan nasional juga datang dari kalangan peserta.</p>
<p>“Kami peserta Lemhannas P3N – siap mendukung program pemerintah dan para calon pemimpin Indonesia,” ujar Ridho Pandoe, pengusaha sekaligus peserta program P3N XXV.</p>
<p>Ridho pandoe juga menambahkan bahwa Lemhannas tidak hanya mencetak pemimpin tangguh, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan nasional.</p>
<p>Pentingnya kepemimpinan yang intregitas dan nasionalis membawa program pemerintah dapat dijalankan dengan baik dan barokah.</p>
<p>&#8220;Dengan semangat perubahan, sinergi, dan kesiapan dari berbagai elemen bangsa, program P3N dan P4N Lemhannas hadir sebagai lokomotif baru dalam mencetak pemimpin masa depan yang siap membawa Indonesia menuju era keemasan,&#8221; ujar Ridho Pandoe.</p>
<p>Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Lemhannas Laksdya Edwin, Sekretaris Utama Lemhannas Komjen R. Z. Panca Putra S., Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, serta Para Deputi. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/wapres-gibran-ingatkan-pentingnya-kolaborasi-ridho-pandoe-program-p3n-dan-p4n-lemhannas-siap-bawa-indonesia-menuju-era-keemasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ridho Pandoe Sebut Program P3N Penting untuk Pembentukan Karakter Kepemimpinan Sejak Dini</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ridho-pandoe-sebut-program-p3n-penting-untuk-pembentukan-karakter-kepemimpinan-sejak-dini/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ridho-pandoe-sebut-program-p3n-penting-untuk-pembentukan-karakter-kepemimpinan-sejak-dini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 04:45:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ace Hasan Syadzily]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Lemhannas]]></category>
		<category><![CDATA[Ridho Pandoe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27471</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) secara resmi membuka Program Pendidikan dan Pemantapan Pimpinan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) secara resmi membuka Program Pendidikan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan ke-25 pada Selasa (6/5) di Jakarta. P3N merupakan salah satu program pendidikan strategis yang diselenggarakan oleh Lemhannas RI.</p>
<p>Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program P3N bertujuan untuk membentuk pemimpin nasional yang memiliki integritas, wawasan strategis, dan kemampuan kepemimpinan adaptif di tengah tantangan global yang semakin kompleks.</p>
<p>“Empat karakter utama yang diharapkan dimiliki oleh peserta setelah mengikuti P3N adalah karakter kebangsaan, wawasan geopolitik, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan pengambilan keputusan,” ujar Ace.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa karakter kebangsaan harus berpijak pada empat konsensus dasar bangsa, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Sementara itu, wawasan geopolitik penting untuk memahami dinamika lingkungan strategis global yang berdampak pada ketahanan nasional.</p>
<p>Selain itu, kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan dinilai esensial dalam merespons berbagai permasalahan nasional secara tepat, strategis, dan inovatif, guna mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan arah kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.</p>
<p><strong>*Mahasiswa Berpartisipasi: Representasi Generasi Pemimpin Masa Depan*</strong></p>
<p>Program P3N Angkatan ke-25 diikuti oleh 100 peserta terpilih yang berasal dari berbagai sektor strategis, antara lain TNI, Polri, kementerian/lembaga, perguruan tinggi, partai politik, badan usaha, serta organisasi masyarakat. Salah satu peserta dari kalangan akademisi adalah Ridho Pandoe, mahasiswa Universitas Pertahanan Indonesia.</p>
<p>Ridho Pandoe menyatakan bahwa keikutsertaannya dalam P3N merupakan bentuk komitmen generasi muda untuk turut serta membangun masa depan bangsa.</p>
<p>“Sebagai mahasiswa yang berkecimpung dalam studi pertahanan dan kebijakan publik, saya melihat P3N sebagai wadah strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan generasi muda. Di sini, saya mendapatkan pemahaman mendalam mengenai dinamika geopolitik dan kebijakan strategis nasional secara langsung dari para tokoh dan praktisi,” tutur Ridho Pandoe yang juga Ketua Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) DKI Jakarta.</p>
<p>Ia juga menegaskan pentingnya pembentukan karakter kepemimpinan sejak dini agar generasi muda dapat turut andil dalam menjawab tantangan bangsa secara konkret.</p>
<p>“Pembangunan karakter kebangsaan dan kapasitas analisis strategis perlu dimulai dari sekarang. Melalui P3N, saya tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga merasakan langsung atmosfer pengambilan keputusan pada level nasional,” tambah CEO PT Bahana Genta Samodra ini.</p>
<p>&#8220;Dengan Bismillah dan rasa syukur kepada Allah, mudah-mudahan dengan jalannya ini melalui P3N Lemhanas, kami sebagai orang terpilih siap untuk berkarya dan memberikan terbaik untuk Ibu Pertiwi Negara Republik Indonesia dan totalitas yang terbaik,&#8221; tegas Ridho Pandoe.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ridho-pandoe-sebut-program-p3n-penting-untuk-pembentukan-karakter-kepemimpinan-sejak-dini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
